Telegram Kini Punya Mata Uang Digital Berbabasis Blockchain

0
154
blockchain
Ilustrasi: jaringan blockchain. (Pixabay)

Teklab.id – Teknologi blockchain diprediksi bakal semakin populer ke depannya. Saat ini saja, banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi tersebut. Tak terkecuali Telegram yang kini mulai mengadopsi platform blockchain-nya sendiri.

Jaringan blockchain Telegram ini disebut sebagai Telegram Open Network (TON). Sebagaimana jaringan blockchain pada umumnya, Telegram juga memiliki sebuah aset digital yang dapat ditransaksikan. Aset digital Telegram ini bernama Gram.

Sebagai informasi, blockchain merupakan sebuah teknologi berbentuk buku besar (digital) yang terdistribusi di dalam sebuah jaringan. Sementara TON merupakan proyek jaringan blockchain yang diklaim berjalan cepat, aman, terukur, dan mampu menangani jutaan transaksi per detik. Nantinya, TON akan mengekspos pengguna global Telegram ke aset digital, Gram.

CEO dari Gram Asia Dongbeom Kim mengungkapkan, pada blockchain ini, Telegram tidak hanya memfasilitasi layanan pengirim pesan, namun bertujuan menjadi super-app yang multi fungsi. Gram juga akan berfungsi sebagai terobosan ekonomi kreatif melalui aplikasi Telegram.

Dia menambahkan, aset digital Gram bisa didapat melalui Tokenomy, salah satu startup blockchain di Asia Tenggara yang banyak mendorong berbagai inovasi blockchain sebelumnya. “Dalam kerja sama kami dengan Tokenomy, kami dengan senang hati menawarkan kepada 260 juta pengguna akses istimewa dalam ekosistem Telegram Open Network,” kata Dongbeom dalam keterangan tertulisnya belum lama ini.