Operator Siap Kawal Pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

0
191
Ilustrasi: tower jaringan telekomunikasi. (Pixabay)

Teklab.id – Ibu kota negara akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Adapun lokasi yang dipilih adalah berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan sebagian di Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kaltim.

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota ini rupanya mendapat respons positif dari perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Mereka mengaku siap mengawal pemindahan serta pembangunan ibu kota negara yang baru di Wilayah Kaltim.

“Ada atau tidak (perpindahan ibu kota), bagi kami dari awal strategi Telkomsel itu untuk memberikan kesetaraan layanan jaringan. Bagaimana pun kita tetap berkomitmen apalagi Kalimantan,” ujar Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin dalam keterangan tertulisnya.

Denny mengatakan, Wilayah Kalimantan dengan demografinya terbilang unik. “Pertama di situ pulaunya besar, challenging dan juga di waktu yang sama di sana banyak perusahaan besar seperti minyak dan gas, batu bara dan segala macam. Secara ekonomi di sana memang memerlukan sebaran telekomunikasi,” katanya.

Ditanya soal infrastruktur, kesiapan infrastruktur Kaltim sebagai ibu kota baru memang masih membutuhkan persiapan lebih lagi. “Kalau untuk infrastruktur kita tidak bisa terlalu prematur. Tapi bagi kami, itu di luar adanya atau tidak adanya tadi rencana kepindahan, bagi kami telekomunikasi menjadi sangat strategis di sana,” jelasnya.

Senada dengan Telkomsel, operator telekomunikasi XL Axiata juga mendukung langkah pemerintah terkait pemindahan ibu kota. Hal itu disampaikan Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih. Menurutnya, di mana pun lokasi ibu kota negara berada, pihaknya akan menyediakan jaringan yang terbaik.

“Pusat pemerintahan pasti membutuhkan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data yang terbaik untuk mendukung aktivitas pemerintahan. Dan kami siap untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan sekaligus sebagai bentuk dukungan atas rencana besar pemerintah ini,” ujarnya ketika dihubungi JawaPos.com.

Selain itu, dia menyebut bahwa saat ini XL Axiata sudah memiliki infrastruktur yang cukup baik di Kaltim. Bahkan sudah didukung dengan backbone fiber optik yang menghubungkan Kalimantan dengan Sulawesi, Bali, Lombok, Jawa, dan Sumatera.

“Begitu pula dengan jaringan antar kota di Kalimantan yang sudah didukung dengan fiberisasi. Begitu lokasi tepatnya ditentukan, maka kami pun akan mulai menperluas ekspansi jaringan di dalam Ibu Kota baru sejalan dengan proses perpindahan ibu kota nantinya,” terang wanita yang akrab disapa Ayu itu.